Tampilkan postingan dengan label Menspad Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Menspad Indonesia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 September 2015

Apa Itu Bagian Outer pada Pembalut Kain (Menspad)?

Hello Ladies.
Kali ini Menspad ID akan berbagi informasi mengenai apa yang dimaksud dengan bagian outer pada pembalut kain (menspad). Yuk, disimak...

Apa itu Bagian Outer?
Outer dalam Bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai "bagian luar". Outer pada pembalut kain (menspad) adalah bagian yang berada di luar dan tidak bersentuhan langsung dengan area pribadi wanita. Pada umumnya bahan yang digunakan lebih kaku dari bahan untuk inner. Bahan yang digunakan pada umumnyanya juga bersifat waterprooff namun tetap breathable, sehingga kulit disekitar area pribadi wanita tidak mudah ruam atau iritas.




Apa Fungsi Bagian Outer?
Pada intinya, bagian outer ini berfungsi untuk menahan cairan untuk keuar dari pembalut kain (menspad).

Terbuat Dari Bahan Apakah Bagian Outer?
Pada umumnya bahan yang digunakan pada penyerap pembalut kain (menspad) memiliki karater kain yang tidak mudah ditembus air (waterproof), namun tetap membuat kulit bisa bernafas (breathable). Pada umumnya bahan outer yang digunakan adalah kaos, polyester PUL, hyget halus dilapisi supersoft polyester, dll.



Semoga informasi ini bermanfaat.



Salam,


Menspad ID - juwies



NB : Bagi yang ingin meng-copy-paste/menyadur/mengutip (dan sejenisnya) dari tulisan blog ini, harap menyertakan link dan sumber yang jelas. Terima kasih.

Apa Itu Bagian Penyerap & Penampung pada Pembalut Kain (Menspad)?

Hello Ladies.
Kali ini Menspad ID akan berbagi informasi mengenai apa yang dimaksud dengan bagian penyerap dan penampung pada pembalut kain (menspad). Yuk, disimak...

Apa itu Bagian Penyerap & Penampung?
Pada umumnya, bagian penyerap & penampung pada pembalut kain (menspad) terasa 'lebih tebal' dari bagian lainnya. Bagian ini memiliki peran penting yaitu menyerap dan menampung cairan. Kemampuannya yang 'ajaib' dalam menyerap dan menampung cairan membuat bagian penyerap ini menjadi salah satu bagian termahal dalam pembuatan pembalut kain (menspad). Karena jika menggunakan kain penyerap yang baik dan berkulitas tinggi, kain penyerap tersebut bahkan bisa menampung hingga 10x lipat beratnya.





Apa Fungsi Bagian Penyerap & Penampung?
Pada intinya, bagian penyerap & penampung  berfungsi sebagai kain yang menyerap dan menampung cairan yang sudah terserap dan melawati bagian inner. Kain penyerap yang berkualitas baik pada umumnya bisa menampung cairan hingga 10x berat bobotnya.

Terbuat Dari Bahan Apakah Bagian Penyerap?
Pada umumnya bahan yang digunakan pada penyerap & penampung pada pembalut kain (menspad) memiliki karater kain yang mudah menyerap air dan menampung cairan dengan baik. Pada umumnya bahan penyerap yang digunakan adalah kaos, microfiber, microfiber FBZ, polar (campuran serat katun dan wool), milton cotton, polyester, polimide, dll.



Semoga informasi ini bermanfaat.



Salam,


Menspad ID - juwies



NB : Bagi yang ingin meng-copy-paste/menyadur/mengutip (dan sejenisnya) dari tulisan blog ini, harap menyertakan link dan sumber yang jelas. Terima kasih.

Selasa, 15 September 2015

Apa Itu Bagian Inner pada Pembalut Kain (Menspad)?

Hello Ladies.
Kali ini Menspad ID akan berbagi informasi mengenai apa yang dimaksud dengan bagian inner pada pembalut kain (menspad). Yuk, disimak...

Apa itu Bagian Inner?
Inner dalam Bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai "bagian dalam", "dalaman", atau "di dalam". Inner pada pembalut kain (menspad) adalah bagian yang berada didalam pembalut kain (menspad) dimana biasanya bagian ini adalah bagian yang menyentuh area pribadi wanita. Pada umumnya inner terbuat dari bahan yang lembut yang aman dan nyaman saat bersentuhan langsung dengan area pribadi wanita.



Apa Fungsi Bagian Inner?
Pada intinya, inner berfungsi sebagai kain yang bersentuhan langsung dengan area pribadi wanita. Bahan yang digunakan lembut sehingga sangat minim menimbulkan iritasi, gatal, atau masalah lainnya.

Terbuat Dari Bahan Apakah Bagian Inner?
Pada umumnya bahan yang digunakan pada inner pembalut kain (menspad) memiliki karater kain yang mudah menyerap air dan lembut juga adem dikulit. Pada umumnya bahan inner yang digunakan adalah kaos, suede, fleece, microfleece, katun velour, bamboo charcoal, super soft polyester, dll.



Semoga informasi ini bermanfaat.



Salam,


Menspad ID - juwies



NB : Bagi yang ingin meng-copy-paste/menyadur/mengutip (dan sejenisnya) dari tulisan blog ini, harap menyertakan link dan sumber yang jelas. Terima kasih.

Lebih Baik Mencuci Pembalut Kain (Menspad) Menggunakan Tangan atau Mesin Cuci?

Hello Ladies.
Kali ini Menspad ID akan berbagi informasi mengenai manakah yang lebih baik, apakan mencuci dengan tangan atau dengan mensin cuci? Yuk, disimak...

Lebih Baik Mencuci Pembalut Kain (Menspad) Menggunakan Tangan atau Mesin Cuci?


 Sumber : http://embassycleaners.com/wp-content/uploads/2015/06/clean-expensive-clothing.jpg

Saya pribadi menjawab : lebih baik mencuci dengan menggunakan tangan.

Mengapa?
Karena dengan mencuci menggunakan tangan meminimalisir kerusakan yang terjadi pada pembalut kain (menspad) yang diakibatkan dari proses pencucian yang kasar. Dengan mencuci dengan tangan, maka proses mengucek dan "menggesek" pembalut kain (menspad) lebih menggunakan perasaan. Juga, dengan mencuci sendiri, proses pencucian bisa lebih bersih dan berbebas dari noda dan bau yang mungkin menempel, karena kita mencuci sendiri dan mengecek sendiri pembalut kain (menspad) kita. Selain itu, jika mencuci dengan mensin cuci, dikahwatirkan pembalut kain (menspad) mudah rusak, belel, dan berkurang daya fungsionalnya, karena mesin cuci menggiling pakaian kotor dengan kecepatan dan kekuatan yang default sesuai dengan yang diatur pada proses awal pencucian.

Prinsip mencuci pembalut kain (menspad) sama dengan mencuci pakaian berbahan lembut, dimana mencucinya harus hati-hati dan jangan gasrak-gusruk, supaya awet dan tahan lama. Namun, bukan berarti pembalut kain (menspad) ini gampang rusak yah. Bisa saja jika Ladies mencucinya asal-asalan, pembalut kain (menspad) tetap tahan lama untuk digunakan, namun jika Ladies mencuci dengan benar dan merawatnya, maka daya tahan pakainya bisa semakin lama. Jadi makin hemat, kan? :)


Semoga informasi ini bermanfaat.



Salam,


Menspad ID - juwies



NB : Bagi yang ingin meng-copy-paste/menyadur/mengutip (dan sejenisnya) dari tulisan blog ini, harap menyertakan link dan sumber yang jelas. Terima kasih.

Apakah Boleh Mencuci Pembalut Kain (Menspad) Menggunakan Detergent?

Hello Ladies.
Kali ini Menspad ID akan berbagi informasi mengenai boleh atau tidaknya pembalut kain (menspad) dicuci menggunakan detergent. Yuk, disimak...

Apakah Boleh Mencuci Pembalut Kain (Menspad) Menggunakan Detergent?

Boleh!
Asalkan mencuci dengan baik dan membilasnya dengan bersih sampai tidak ada sisa sabun.
Prinsipnya sama seperti mencuci pakaian dalam. Pakaian dalam dicuci dengan menggunakan detergent, sabun colek, sabun mandi, tidak masalah. Asalkan area pribadi kita memang tidak sensitif dengan produk-produk tersebut. Juga, pastikan bahwa Ladies mencuci pakaian dalam tersebut sampai bersih dan tidak ada residu sabun (detergent, sabun colek, atau sabun mandi) yang tersisa dan menempel.

Lalu bagaimana dengan pencucian pembalut kain (menspad)?

Sama saja.
Asalkan area pribadi kita memang tidak sensitif dengan produk-produk pencuci dan pembersih tersebut, maka tidak masalah. Juga, pastikan bahwa Ladies mencuci pembalut kain tersebut sampai bersih dan tidak ada residu sabun (detergent, sabun colek, atau sabun mandi) yang tersisa dan menempel di pakaian dalam tersebut.

 
Sumber : http://s.hswstatic.com/gif/test-detergent-1.jpg

Satu hal lagi yang perlu di perhatikan, bahwa jangan terlalu lama merendam pembalut kain (menspad) didalam air sabun / cucian. Karena kain yang direndam terlalu lama di dalam air sabun / cucian akan menurunkan kualitas kain tersebut, termasuk kain yang digunakan pada pembalut kain (menspad).

Oiya, satu lagi...
Pastikan darah yang menempel pada pembalut kain (menspad) sudah hilang terlebih dahulu sebelum pembalut kain (menspad) dimasukkan ke dalam air sabun / cucian. Karena ada juga kasus darah yang menempel pada kain (tidak hanya kain pada pembalut kain (menspad), tapi pada beberapa jenis-jenis kain lainnya) dimana darah yang menempel lebih susah dibersihkan jika kain langsung dimasukkan ke dalam air sabun / cucian. So, sebaiknya pastikan bahawa pembalut kain (menspad) yang Ladies cuci sudah bersih dari sisa darah yang menempel dengan cara mencuci pembalut kain (menspad) dengan sabun mandi. Untuk Ladies yang ingin tahu bagaimana cara mencuci dan menghilangkan bau dan noda darah yang mungkin menempel pada pembalut kain (menspad), Ladies bisa klik disini.


Semoga informasi ini bermanfaat.


Salam,

Menspad ID - juwies


NB : Bagi yang ingin meng-copy-paste/menyadur/mengutip (dan sejenisnya) dari tulisan blog ini, harap menyertakan link dan sumber yang jelas. Terima kasih.

Senin, 14 September 2015

Kenapa Harus Mencuci Dulu Pembalut Kain (Menspad) Sebelum Digunakan?

Hello Ladies.
Pada postingan kali ini Menspad ID akan berbagi informasi mengenai alasan mengapa pembalut kain (menspad) harus dicuci dulu sebelum digunakan.

Kenapa Harus Mencuci Dulu Pembalut Kain (Menspad) Sebelum Digunakan?

Alasannya adalah : agar lebih higienis!

Sebenarnya "keharusan" dalam mencuci pembalut kain (menspad) ini sama saja dengan "keharusan" mencuci baju atau pakaian dalam sebelum digunakan, dimana tidak semua orang melakukannya. Namun, jika ingin menjaga kerbersihan diri dan tubuh kita sendiri, ada baiknya pakaian-pakaian tersebut untuk dilakukan pencucian terlebih dahulu sebelum menggunakannya. Karena pada perjalan proses dari benang dipintal penjadi kain kemudian kain menjadi gulungan kain, kemudian dikirim ke distributor, kemudian dikirim ke agen, masuk ke tukang jahit, dan sebagainya, tentunya dengan proses yang panjang tersebut kain-kain tersebut tidak 100% higienis.

So, langkah bijak yang harus dilakukan adalah mencuci dulu baju atau pakaian dalam sebelum digunakan, termasuk pembalut kain (menspad) ini.


Cara Nyucinya Gimana?
Untuk yang belum mengetahui cara mencuci pembalut kain (menspad), bisa membaca panduannya pada link berikut ini: klik disini.


Semoga informasi ini bermanfaat.




Salam,

Menspad ID - juwies


NB : Bagi yang ingin meng-copy-paste/menyadur/mengutip (dan sejenisnya) dari tulisan blog ini, harap menyertakan link dan sumber yang jelas. Terima kasih.

Kenapa Pembalut Kain (Menspad) Tidak Boleh Di Setrika?

Hello Ladies.
Kali ini Menspad ID akan berbagi informasi mengenai mengapa pembalut kain (menspad) tidak boleh disterika.

Ah, kata siapa...
Pembalut kain (menspad) boleh kok disetrika, asalkan bahan yang digunakan pada pembalut kain (menspad) tersebut tidak mengandung serat microfleece atau microfiber. Pembalut kain yang bisa disetrika pada umumnya terbuah dari bahan kaos atau katun. Bahan kaos atau katun aman untuk disterika dan tidak menimbulkan kerusakan pada bahannya. Sedangkan pembalut kain yang mennggunakan kain microfleece, kain PUL, kain microfiber, serat bamboo, dan beberapa jenis bahan lainnya, bahan-bahan tersebut tidak boleh disetrika.


Jenis Kain Pada Pembalut Kain (Menspad) yang Dapat Disetrika
Pembalut kain (menspad) yang dapat disetrika pada umumnya menggunakan jenis kain berbahas kaos. Nah, untuk pembalut kain (menspad) berbahan kain microfleece, kain PUL, kain microfiber, serat bamboo, dan beberapa jenis bahan lainnya, bahan-bahan tersebut tidak boleh disetrika.

So, ada baiknya Ladies mulai belajar untuk mengetahui jenis kain apakah yang digunakan pada pembalut kain (menspad) yang Ladies kenakan.

Semoga informasi ini bermanfaat.



Salam,

Menspad ID - juwies


NB : Bagi yang ingin meng-copy-paste/menyadur/mengutip (dan sejenisnya) dari tulisan blog ini, harap menyertakan link dan sumber yang jelas. Terima kasih.

Kamis, 03 September 2015

Apa Itu Wet Bag?

Hello Ladies.
Kali ini Menspad ID akan berbagi informasi mengenai apa itu wet bag. Yuk, disimak...

Apa itu Wet Bag?Wet Bag jika diartikan dalam menurut suku katanya adalah sebagai berikut : wet = basah, bag = tas. Bukan berarti wet bag ini adalah tas yang basah, tapi wet bag ini bisa menampung yang basah-basah di dalamnya, hehehe. Wet Bag pada umumnya terbuat dari bahan kain waterproof yang bisa menampung air. Jadi, kalau Ladies berpergian saat sedang masa menstruasi, Wet Bag bisa menjadi salah satu sahabat Ladies dalam perjalanan. Dengan menggunakan Wet Bag, Ladies bisa menyimpan pembalut kain (menspad) bekas pakai di dalam Wet Bag tanpa takut dan khawatir akan bocor.


Sumber:
http://www.abbyslane.com/assets/images/newsletter-image_wet-bags_600x400.png

Manfaat Wet Bag
Manfaat Wet Bag pada umumnya adalah sebagai sarana penyimpanan. Barang atau produk yang pada umumnya disimpan di dalam Wet Bag antara lain adalah pembalut kain (menspad), popok kain (clodi / cloth diaper), pakaian dalam ganti (dewasa / anak), dll.

Namun, karena bentuknya yang lucu dan unyu-unyu juga manfaat kainnya yang waterproof, akhirnya Wet Bag tidak hanya dimanfaatkan untuk menyimpan pembalut kain (menspad) atau popok kain (clodi / cloth diaper) semata, namun juga fungsinya berkembang menjadi wadah kosmetik atau wadah menyimpan buku. Juga, bisa digunakan untuk membawa baju renang yang basah sesusai berenang loh, Ladies.

Ah, barang ini memang multi fungsi. Jadi jatuh cintaaaa....~

Jenis-jenis Wet Bag
Pada umumnya Wet Bag berbentuk kotak dengan resleting di atasnya. Namun ada juga yang berbentuk tabung. Ada juga yang tidak menggunakan resleting, namun menggunakan tali serut. Ladies dapat memilih jenis Wet Bag favorit Ladies sesuai dengan yang diinginkan.

Contoh Jenis Wet Bag Tali Serut
Sumber:
http://image.dhgate.com/0x0/f2/albu/g1/M01/F5/1F/rBVaGFTxAECADFcjAACb071ejhg822.jpg



Harga?
Pada umumnya Wet Bag dijual mulai harga 30rb/satuan.
Jika Ladies kesulitan menemukan Wet Bag di sekitar tempat tinggal Ladies, maka Ladies bisa membelinya secara online.

Manfaat Lain
MENGURANGI LIMBAH PLASTIK!
OYYEEAAHHH!!

Yes.
Dengan menggunakan Wet Bag, Ladies tidak perlu lagi meyiapkan kantong plastik untuk dibawa saat berpergian. Lagian kalau bawa kantong plastik dari ke kamar mandi dan keluarnya juga jinjing-jing kantong plastik, kadang orang-orang ditempat umum (baca : misalnya dikantor dan kampus) malah jadi ngeliatin dan bertanya-tanya apakah isi di dalam kantong plastik tersebut? Jeng jeng jeng... (hehe). Kalau pake Wet Bag, look yang dihasilkana dalah trendi dan unyu. Hihihihi.


Semoga tulisan di atas dapat bermanfaat bagi Ladies, yah.
Be smart Ladies, choose wisely.




Salam,

Menspad ID - juwies


NB : Bagi yang ingin meng-copy-paste/menyadur/mengutip (dan sejenisnya) dari tulisan blog ini, harap menyertakan link dan sumber yang jelas. Terima kasih.

Rabu, 02 September 2015

Tips Menghilangkan Bau dan Noda Yang Membandel Pada Pembalut Kain (Menspad) dengan Air Lemon

Hello Ladies.
Kali ini Menspad ID akan berbagi tips mengenai cara menghilangkan bau dan noda yang membandel yang mungkin menempel pada pembalut kain (menspad). Oiya, sebelum postingan ini dibuat, Menspad ID juga sempat membahas beberapa alternatif lain pada postingan yang lain, untuk Ladies yang penasaran untuk membaca ulasannya dapat mengklik link berikut ini : klik disini.

Nah, mari kita mulai bahasannya.

Air Lemon
Air lemon nggak cuman enak dan segar diminum dan bikin langsing,  tapi juga bisa buat menghilangkan bau dan membandel yang mungkin menempel di pembalut kain (menspad) Ladies, lho.

Sumber:
http://a3145z1.americdn.com/wp-content/uploads/2013/05/10-benefits-of-drinking-lemon-water11.jpg

Nah,manfaat air lemon sendiri  adalah membantu menghilangkan bau dan noda yang membandel yang mungkin menempel pada pembalut kain (menspad) setelah pemakaian. Cara penggunaanya sangat mudah, yaitu :

  1. Coba bersihkan dulu pembalut kain (menspad) yang Ladies dengan sabun mandi. Kucek dan bilas sampai bersih.
  2. Jika bau dan noda masih menempel, coba tambahkan 1/2 cangkir air lemon saat bilasan terakhir, rendam sekitar 15 - 30 menit.
  3. Kemudian bilas sampai bersih.
  4. Usahakan di jemur di bawah sinar matahari langsung.

Buah lemon bisa didapatkan di pasar tradisional ataupun supermarket.

Oiya, jangan lupa untuk mengunjungi Tips Menghilangkan Bau dan Noda Yang Membandel Pada Pembalut Kain (Menspad) lainnya :

  1. Tips Menghilangkan Bau dan Noda Bekas Darah pada Pembalut Kain (Menspad) dengan Sabun Mandi / Detergent (klik disini)
  2. Tips Menghilangkan Bau dan Noda Bekas Darah pada Pembalut Kain (Menspad) dengan Soda Kue / Baking Soda) (klik disini)
  3. Tips Menghilangkan Bau dan Noda Bekas Darah pada Pembalut Kain (Menspad) dengan Cuka Putih (klik disini)
  4. Tips Menghilangkan Bau dan Noda Bekas Darah pada Pembalut Kain (Menspad) dengan Air Lemon (klik disini)


Semoga tulisan di atas dapat bermanfaat bagi Ladies, yah.
Be smart Ladies, choose wisely.



Salam,

Menspad ID - juwies


NB : Bagi yang ingin meng-copy-paste/menyadur/mengutip (dan sejenisnya) dari tulisan blog ini, harap menyertakan link dan sumber yang jelas. Terima kasih.

Tips Menghilangkan Bau dan Noda Yang Membandel Pada Pembalut Kain (Menspad) dengan Cuka Putih

Hello Ladies.
Kali ini Menspad ID akan berbagi tips mengenai cara menghilangkan bau dan noda yang membandel yang mungkin menempel pada pembalut kain (menspad). Oiya, sebelum postingan ini dibuat, Menspad ID juga sempat membahas beberapa alternatif lain pada postingan yang lain, untuk Ladies yang penasaran untuk membaca ulasannya dapat mengklik link berikut ini : klik disini.

Nah, mari kita mulai bahasannya.

Cuka Putih
Cuku putih selain untuk tambahan makanan, juga punya manfaat ganda dalam melembutkan kain dan juga menghilangkan bau pada kain. Coba deh Ladies googling sejenak mengenai manfaat cuka putih alias white vinegar, banyak banget! Pokoknya bagian bersih-bersih rumah dan menghilangkan bau, cuka putih alias white vinegar bisa diandalkan. Bahkan bagi Ladies penggemar DIY (Do It Yourself) yang Go Green, cuka putih alias white vinegar adalah salah satu senjata ammmvvuuuhhh..... ~

Sumber:
http://ecx.images-amazon.com/images/I/41cfNe77u4L.jpg

Nah, manfaat cuka putih alias white vinegar untuk pembalut kain (menspad) sendiri adalah membantu menghilangkan bau yang membandel yang mungkin menempel pada pembalut kain (menspad) setelah pemakaian. Cara penggunaanya sangat mudah, yaitu :

  1. Coba bersihkan dulu pembalut kain (menspad) yang Ladies dengan sabun mandi. Kucek dan bilas sampai bersih.
  2. Jika bau masih menempel, coba tambahkan 1/2 cangkir cuka putih pada pembilasan terakhir untuk melembutkan dan untuk menghilangkan bau tak sedap. Rendam beberapa saat, sekitar 5-10 menit.
  3. Kemudian bilas sampai bersih.
  4. Usahakan di jemur di bawah sinar matahari langsung.

Cuka putih atau white vinegar bisa ditemukan di pasar tradisional atau super market.

Oiya, jangan lupa untuk mengunjungi Tips Menghilangkan Bau dan Noda Yang Membandel Pada Pembalut Kain (Menspad) lainnya :

  1. Tips Menghilangkan Bau dan Noda Bekas Darah pada Pembalut Kain (Menspad) dengan Sabun Mandi / Detergent (klik disini)
  2. Tips Menghilangkan Bau dan Noda Bekas Darah pada Pembalut Kain (Menspad) dengan Soda Kue / Baking Soda) (klik disini)
  3. Tips Menghilangkan Bau dan Noda Bekas Darah pada Pembalut Kain (Menspad) dengan Cuka Putih (klik disini)
  4. Tips Menghilangkan Bau dan Noda Bekas Darah pada Pembalut Kain (Menspad) dengan Air Lemon (klik disini)


Semoga tulisan di atas dapat bermanfaat bagi Ladies, yah.
Be smart Ladies, choose wisely.



Salam,

Menspad ID - juwies


NB : Bagi yang ingin meng-copy-paste/menyadur/mengutip (dan sejenisnya) dari tulisan blog ini, harap menyertakan link dan sumber yang jelas. Terima kasih.

Tips Menghilangkan Bau dan Noda Yang Membandel Pada Pembalut Kain (Menspad) dengan Soda Kue / Baking Soda

Hello Ladies.
Kali ini Menspad ID akan berbagi tips mengenai cara menghilangkan bau dan noda yang membandel yang mungkin menempel pada pembalut kain (menspad). Oiya, sebelum postingan ini dibuat, Menspad ID juga sempat membahas beberapa alternatif lain pada postingan yang lain, untuk Ladies yang penasaran untuk membaca ulasannya dapat mengklik link berikut ini : klik disini.

Nah, mari kita mulai bahasannya.
Soda Kue / Baking Soda
Nggak cuman untuk bikin kue dan memasak, tapi soda kue / baking soda juga sudah terkenal dari jaman dulu dapat membantu menghilangkan bau tidak sedap. Nggak percaya? Coba deh Ladies googling sejenak mengenai manfaat soda kue / baking soda, banyak banget! Pokoknya bagian bersih-bersih rumah dan menghilangkan bau, soda kue / baking soda bisa diandalkan. Bahkan bagi Ladies penggemar DIY (Do It Yourself) yang Go Green, soda kue / baking soda adalah salah satu senjata ammmvvuuuhhh..... ~

Sumber:
http://www.vickibensinger.com/wp-content/uploads/2011/06/baking+soda.jpg

Nah, manfaat soda kue / baking soda untuk pembalut kain (menspad) sendiri adalah membantu menghilangkan bau yang membandel yang mungkin menempel pada pembalut kain (menspad) setelah pemakaian. Cara penggunaanya sangat mudah, yaitu :

  1. Coba bersihkan dulu pembalut kain (menspad) yang Ladies dengan sabun mandi. Kucek dan bilas sampai bersih.
  2. Jika bau masih menempel, coba taburkan soda kue / baking soda pada pada area yang dirasa masih berbau. Diamkan sejenak, sekitar 15 - 30 menit.
  3. Kemudian bilas sampai bersih.
  4. Usahakan di jemur di bawah sinar matahari langsung.

Soda kue / baking soda biasanya bisa ditemukan di penjual bahan-bahan kue di pasar tradisional atau bisa juga mencari dibagian alat-alat dan bahan-bahan kue di super market. harganya juga realtif murah dan tersedia dalam berbagai merk, Ladies bisa memilih sesuka hati sesuai dengan yang diinginkan.

Oiya, jangan lupa untuk mengunjungi Tips Menghilangkan Bau dan Noda Yang Membandel Pada Pembalut Kain (Menspad) lainnya :

  1. Tips Menghilangkan Bau dan Noda Bekas Darah pada Pembalut Kain (Menspad) dengan Sabun Mandi / Detergent (klik disini)
  2. Tips Menghilangkan Bau dan Noda Bekas Darah pada Pembalut Kain (Menspad) dengan Soda Kue / Baking Soda) (klik disini)
  3. Tips Menghilangkan Bau dan Noda Bekas Darah pada Pembalut Kain (Menspad) dengan Cuka Putih (klik disini)
  4. Tips Menghilangkan Bau dan Noda Bekas Darah pada Pembalut Kain (Menspad) dengan Air Lemon (klik disini)


Semoga tulisan di atas dapat bermanfaat bagi Ladies, yah.
Be smart Ladies, choose wisely.



Salam,

Menspad ID - juwies


NB : Bagi yang ingin meng-copy-paste/menyadur/mengutip (dan sejenisnya) dari tulisan blog ini, harap menyertakan link dan sumber yang jelas. Terima kasih.

Tips Menghilangkan Bau dan Noda Bekas Darah pada Pembalut Kain (Menspad) dengan Sabun Mandi / Detergent

Hello Ladies.
Kali ini Menspad ID akan berbagi tips dan trik mengenai cara menghilangkan bau dan noda darah yang mungkin menempel pada pembalut kain (menspad). Yuk disimak... :)

Segera Cuci Pembalut Kain (Menspad) Saat Selesai Digunakan
Mencuci segera pembalut kain setelah digunakan mempermudah noda darah dan bau darah yang mungkin menempel di pembalut kain (menspad) untuk hilang. Jika saat diperas dan dikucek dengan tangan noda darah masih menempel, cobalah mengusapkan sabun mandi batang pada area yang masih di rasa berbau atau berbekas noda darah. Diamkan beberapa menit (misalnya 5-10menit) kemudian kucek sambil dibilas kembali.

 Sumber :
http://cdn1.medicalnewstoday.com/content/images/articles/270321-soap.jpg

Bagaimana Jika Sedang Di Luar Rumah? Misalnya, Saat Sedang Di Kantor/Kampus atau Di Perjalanan?
Jika Ladies sedang berada di luar rumah (misalnya sedang di kantor atau diperjalanan) namun sudah waktunya untuk mengganti pembalut kain, maka sebaiknya persiapkan wadah penampungan sementara, minimal berupa kantong keresek. Jika memungkinkan, Ladies bisa mencuci dan memeras pembalut kain (menspad) di toilet kantor atau toilet umum. Lalu jika ada noda darah, segera usapkan sabun mandi batang ke area noda lalu lipat pembalut kain (menspad) dan simpan di tempat penampungan sementara. Jika sudah sampai di rumah, Ladies bisa melanjutkan mencuci pembalut kain (menspad) yang sudah diusapkan sabun mandi sebelunya. Rasakan bedanya deh Ladies, pembalut kain (menspad) yang sudah diberikan sabun mandi sebelumnya kemudian didiamkan sebentar akan lebih mudah untuk menghilangkan bau dan noda darah.

Dont FORGET Your Wet Bag, Ladies.
 
Iyeps!
Wet Bag menjadi salah satu item penting dalam kehidupan Ladies
yang menggunakan pembalut kain (menspad).
Eh, tapi Wet Bag itu apaan, sih? Kok bisa jadi item penting?
Untuk bahasan lebih lanjut, Ladies bisa klik link berikut ini: klik disini.

 Sumber:
http://www.abbyslane.com/assets/images/newsletter-image_wet-bags_600x400.png

Jemur Di Dawah Sinar Matahari Langsung
Dengan menjemur pembalut kain (menspad) di bawah sinar matahri langsung (apalagi jika dijemur dari pagi hingga siang saat matahri terik) akan mempermudah dan menghilangkan bau dan noda darah yang mungkin menempel di pembalut kain (menspad). Juga bonusnya adalah menjemur di bawah sinar matahari langsung membantu membunuh kuman yang ada di pakaian, termasuk kuman-kuman yang mungkin menempel di pembalut kain (menspad).

Pilih Sabun atau Detergent Yang Tepat
Ladies termasuk tipe yang mana?
A. Mencuci pembalut kain (menspad) hanya menggunakan sabun mandi saja
B. Mencuci pembalut kain (menspad) menggunakan sabun mandi kemudian dicuci dengan detergent

Mari kita bahas...

Tipe A
Untuk Ladies yang biasa mencuci pembalut kain (menspad) dengan hanya sabun mandi saja, usahakan untuk menjemur pembalut kain (mnespad) di bawah sinar matahari langsung saat proses menjemur. Jika tidak memungkinkan, misalnya sedang cuaca mendung atau Ladies menjemur pembalut kain (menspad) di dalam rumah/kamar, pastikan pembalut kain (menspad) yang Ladies jemur "kaanginan" kalau kata orang Sunda mah. Lalu, pada proses pencuciannya, jangan pelit sabun mandi. Sabun mandi batangan kan nggak mahal Ladies, bahkan per batangnya masih ada yang harganya 2000an dan bisa untuk perpuluh kali mencuci pembalut kain (menspad). Jika bau dan noda darahnya memang agak banyak dan menempel, usapkan sabun mandi tersebut secara merat dan cukup menutupi area yang bernoda, kemudian diamkan sejenak dari mulai 5 menit sampai beberapa jam (pada tahapan proses ini Ladies bisa menunggu sambil mengerjakan pekerjaan lainnya), kemudian kucek-kucek dan bilas dengan air yang mengalir. Lalu jemur deh... :)

Sumber:
http://www.chemistryexplained.com/photos/detergents-3393.jpg

Tipe B
Untuk Ladies yang bertipe ini, tahapannya relatif sama, yaitu pastikan noda yang mungkin menempel di pembalut kain (menspad) sudah hilang sebelum dimasukkan kedalam larutan detergent. Karena pada umumnya noda darah yang menempel pada kain akan sulit dihilangkan jika pada saat kain bernoda langsung dimasukkan ke dalam larutan detergent. Jadi intinya pastikan noda pada pembalut kain (menspad) sudah hilang terlebih dahulu, baru pembalut kain (menspad) dimasukkan ke dalam larutan detergent. Cara menghilangkan noda tersebut yang paling ampuh memang menggunakan sabun mandi (hidup sabun mandi! :D). Oiya, pastikan juga memilih detergent yang nggak gampang bau jika Ladies adalah tipe perempuan yang suka lupa kalaus sedang merendam pakaian alias merendam pakaian lama banget (bahkan bisa direndem semaleman dan ditinggal tidur, hehe). Dengan memilih jenis detergent yang tepat maka akan membuat pembalut kain (menspad) Ladies lebih terbebas dari bau dan noda yang membandel.

Ada Alternatif Lain Nggak?

Ada, dongs.
Untuk menghilangkan bau yang membandel, Ladies bisa mencoba cara-cara alternatif berikut ini:
  1. Soda Kue / Baking Soda
    Untuk penjelasan lengkapnya, silahkan klik disini.
  2. Cuka Putih
    Untuk penjelasan lengkapnya, silahkan klik disini.
  3. Air Lemon
    Untuk penjelasan lengkapnya, silahkan klik disini.

Semoga tulisan di atas dapat bermanfaat bagi Ladies, yah.
Be smart Ladies, choose wisely.




Salam,

Menspad ID - juwies


NB : Bagi yang ingin meng-copy-paste/menyadur/mengutip (dan sejenisnya) dari tulisan blog ini, harap menyertakan link dan sumber yang jelas. Terima kasih.

Sabtu, 29 Agustus 2015

(Review) Sharing Pengalaman Pertama Kali Menggunakan Pembalut Kain (Menspad)


Hello Ladies.
Kali ini Menspad ID akan berbagi/sharing review dan pengalaman pertama kali menggunakan pembalut kain (menspad).

Apa yang ada dipikiran saya pertama kali saat membayangkan pembalut kain adalah lengket, basah, dan becek. Pokoknya yang terbayangkan adalah rasa tidak nyaman yang akan dihasilkan oleh pembalut kain. Terbayang dong organ wanita kesayangan kita semua harus bersentuhan langsung dengan sebuah kain sepanjang hari? Kalau tembus di pakaian dalam ajah bikin risih, apalagi ini ditampung dengan kain? Iya, nggak?



(Review) Sharing Pengalaman Pertama Kali Menggunakan Pembalut Kain (Menspad)
Pertama kali saya menggunakan pembalut kain (menspad) adalah yang berjenis pantylier. Kenapa memilih yang ini? Karena jenis ini adalah yang paling murah, hahahha.

Saat pertama kali melakukan pencarian tentang pembalut kain (menspad), saya agak terkejut dengan harganya, yang intinya kalau buat perempuan yang baru pertama kali akan berpindah dari pembalut sekali pakai-buang ke pembalut kain, maka dana investasinya adalah lumayan... -___-


Harga Pembalut Kain (Menspad) Mahal?
Okelah, memang kalau dihitung satuan harga pembalut kain (menspad) memang murah, tapi kalau langsung nyetok untuk sekali siklus haid, bisa sampai beberapa ratus ribu investasinya. Tapi... Eits, coba deh Ladies hitung lagi berapa pengeluaran Ladies selama sebulan hanya untuk pantyliner dan pembalut sekali pakai-buang tersebut? Oh, cuma segitu? Udah dikali selama seumur hidup sampai menopouse bahwa perempuan akan terus membutuhkan pembalut belum? Coba bandingkan dengan investasi pertama Ladies terhadap pembalut kain (menspad). Mungkin saat pertama kali berinvestasi pada pembelian dan kepemilikin pembalut kain (menspad), rasanya sayang sekali mengeluarkan uang beberapa ratus ribu untuk siklus bulanan kita, namun kalau dihitung secara jangka panjang malah jadi hemat banget. Mau bukti? Nih, Menspad ID kasih perbandingan baiaya amtara penggunaan pembalut kain (menspad) dan pembalut sekalia pakai buang : klik disini.



Mencuci Pembalut Kain (Menspad) Sebelum Digunakan
Oke, kembali lagi pada pengalaman pertama kali menggunakan pembalut kain (menspad).
Pada saat pertama kali mendapatkan pembalut kain (menspad) ada peraaan geli di benak saya, hihihihi. Tapi akhirnya saya putuskan untuk mencoba pembalut kain (menspad). Saat menerima pembalut kain (menspad) kain ini, yang pertama kali saya lakukan adalah mencucinya, kemudian menjemurnya di bawah matahari. Untuk Ladies yang ingin mengetahui langkah-langkah lengkap tentang apa saja yang harus dilakukan saat pertama kali memiliki pembalut kain (menspad) dapat membacanya di postingan berikut ini : klik disini.

Kesan Pertama Kali Memakai Pembalut Kain (Menspad)
Setelah bersih dan kering, saya pun coba menggunakannya. Kebetulan saya menggunakan insting saat pertama kali menggunakan pembalut kain (menspad) ini, huahahha. Tapi untuk Ladies yang masih biungung tentang bagaimana cara menggunakan pembalut kain (menspad) yang benar bisa mengunjungi link berikut ini : klik disini.

Saat pertama kali lapisan lembut si pembalut kain (menspad) menyentuh area pribadi saya, eits nyes nyes... NYAMAN BANGET BO! Serasa nggak pake pembalut. Bergerak juga nyaman. Nggak ada tuh perasaan lengket atau apalah itu namanya perasaan kulit yang susah bernapas dan malah jadi ruam kulit... -____- (buat perempuan yang punya kulit sensitif pasti ngerti banget perasaan ganjel, gatel, dan lengket pas pake pembalut sekali pakai-buang).


Pembalut Kain (Menspad) Tembus?
Lalu lalu lalu... Mengeni tragedi tembus. selama Ladies adalah wanita rajin dan telaten, nggak ada tuh tragedi tembus. Selama Ladies rajin mengganti pembalut kain (menspad) selama 3-4 jam sekali atau maksimal 5 jam sekali, jangan takut tembus. Kalau Ladies beralasan 'kan males'... Yaelah.... Jadi cewek males. Ini tentang kesehatan organ kewanitaan loh. Mengganti  pembalut (atau saat sedang tidak haid mengganti pakaian dalam) adalah perkara wajib untuk menjaga kesehatan organ kewanitaan dan menghindari dari berkembang biaknya jamur dan kuman. Apalagi saat menggunakan pembalut sekali pakai-buang, kan di dalamnya terkandung berbagai bahan kimia yang bisa membahayakan, saat pembalut sekali pakai-buang tersebut itu penuh, otomatis saat kita duduk atau bergerak, sedikitnya ada darah yang tertampung yang tertekan kembali ke organ intim. Bayangkan saja darah kotor yang sudah tercampur dengan bahan kimia tertekan dan terangkat keatas kembali. Syereeemmm.... -_____-

So, perkara mengenai tembus atau tidak tembus, pembalut kain tidak akan tembust selama Ladies mengganti pembalut tersebut secara berkala. Sama saja dengan pembalut sekali pakai yang kalau kebanyakan menampung darah kan akan tembus juga. Atau sama seperti penggunaan pembalut sekali-pakai, untuk Ladies yang memang haidnya deras, bisa menggunakan pembalut kain (menspad) versi maxi yang lebih tebal dan menampung lebih banyak. Lalu jika ada pertanyaan 'kan aku biasanya pake yang ada sayapnya...', maka saya jawab : ITU JUGA ADA!!


Susah Menghilangkan Bau dan Noda Bekas Darah di Pembalut Kain (Menspad)?
So, mengenai ketakutan bahwa jenis pembalut kain (menspad) akan susah dicuci dan menghilangkan noda dan bau darah, maka saya jawab? Seriusan susah? Kok saya nggak mengalaminya ya, xixixixi.

Memang pada awalnya saya juga sempat takut bahwa akan sangat sulit menghilangkan bau darah dan noda darah yang menempel di pembalut kain (menspad). Tapi apa yang terjadi saudara-saudara!? Hal tersebut tidak terjadiiiiiiii...~

Darah yang tertampung di pembalut kain dapat dengan cepat keluar. Cukup dicuci dengan air yang mengalir sambil dipecet-pencet saja. Selain itu cukup dengan menggunakan sabun mandi (lebih bagus menggunakan sabun mandi batangan) noda  darahnya hilang dengan cara dikucek. Setelah itu jemur di bawah matahari langsung. VOILA! Bau darah dan noda darah yang ditakutkan tidak ada tuh... :)

Jika Ladies masih takut akan noda darah yang menempel, Ladies bisa menggunakan pembalut kain (menspad) yang berwarna gelap pada bagian inner-nya. Tapi jujur, saya mah pake warna yang cerah-cerah, seperti biru muda, ungu muda, pink fanta, oranye, dan hijau daun, huahaha. Alasannya adalah, selain memang noda darah yang menempel memang mudah di bersihkan, dengan menggunakan warna-warna cerah  tampak unyu dan lucu sat dijemur, huahahaha. 



So, masih ragu untuk pindah ke pembalut kain (menspad)?
Apa sih yang bikin ragu setelah banyaknya kemudahan dan keunggulan pembalut kain (menspad)?
masih yakin pake pembalut sekali pakai-buang yang masih menggunakan bahan kimia dan sisanya menjadi sampah yang sulit untuk diuraikan?

Be smart Ladies, choose wisely.




Salam,

Menspad ID - juwies


NB : Bagi yang ingin meng-copy-paste/menyadur/mengutip (dan sejenisnya) dari tulisan blog ini, harap menyertakan link dan sumber yang jelas. Terima kasih.

Minggu, 23 Agustus 2015

Cara Melipat dan Menyimpan Pembalut Kain (Menspad) Selama Tidak Digunakan

Hello Ladies.
Pada postingan kali ini Menspad ID akan berbagi informasi mengenai cara melipat dan menyimpan pembalut kain (menspad) saat sedang digunakan.

Cara Melipat dan Menyimpan Pembalut Kain (Menspad) Selama Tidak Digunakan

1. Pastikan Pembalut Kain (Menspad) Kering dan Bebas dari Kotoran/Debu yang Menempel
Sebelum melipat pembalut kain (menspad), pastikan pembalut kain bebas dari kotoran dan debu yang menempel. Jika ada debu yang menempel, Ladies dapat membersihkannya dengan menggunakan kertas tisue dengan perlahan.

2. Lipat Pembalut Kain (Menspad) Sesuai Dengan Polanya
Berikut ini adalah contoh melipat pembalut kain (menspad) :

Klik pada gambar untuk memperbesar tampilan gambar.






3. Simpan Di Tempat yang Bersih dan Kering
Usahakan untuk tidak menyimpan pembalut kain (menspad) dalam keadaan terbuka. Lipat pembalut kain (menpad) sesuai bentuk lipatan aslinya. Simpanlah pembalut kain (menspad) yang tersebut ditempat kering dan sejuk. Menyimpan pembalut kain (menspad) dengan baik dan benar menjaga pembalut kain (menspad) agar selalu dalam kondisi baik dan prima.



Semoga tulisan ini bermanfaat.
Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi penulis.




Salam,

Menspad ID - juwies


NB : Bagi yang ingin meng-copy-paste/menyadur/mengutip (dan sejenisnya) dari tulisan blog ini, harap menyertakan link dan sumber yang jelas. Terima kasih.

Cara Menjemur Pembalut Kain (Menspad)

Hello Ladies.
Kali ini Menspad ID akan berbagi informasi mengenai cara menjemur pembalut kain (menspad). Yuk, disimak... :)

Cara Menjemur Pembalut Kain (Menspad)

1. Usahakan Menjemur Pembalut Kain (Menspad) Di Bawah Sinar Matahari Langsung
Sinar matahari dapat mengeringkan pembalut kain (menspad) dengan cepat sehingga mencegah bau apek. Selain itu sinar matahari langsung juga dapat mebunuh kuman dan juga menghilangkan bau yang mungkin menempel di pembalut kain (menspad). Selain itu, menjemur pembalut kain (menspad) juga dipercaya dapat membantu memudarkan noda membandel yang mungkin menempel pada pembelut kain (menspad).

2. Usahakan Peralatan Menjemur Tidak Bersentuhan Langsung dengan Bagian Inner
Hal ini dilakukan guna meminimalir terjadinya kotaminasi kuman dari peralatan menjemur yang beresiko untuk menempel di inner pembalut kain (menspad).

Berikut ini akan Menspad ID berikan contoh menjemur pembalut kain (menspad) yang bisa Ladies terapkan di rumah:

Cara 1:


Cara 2:



Semoga tulisan ini bermanfaat.
Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi penulis.




Salam,

Menspad ID - juwies


NB : Bagi yang ingin meng-copy-paste/menyadur/mengutip (dan sejenisnya) dari tulisan blog ini, harap menyertakan link dan sumber yang jelas. Terima kasih.

Cara Merawat Pembalut Kain (Menspad)

Hello Ladies.
Pada halaman ini Menspad ID akan berbagi informasi mengenai cara merawat pembalut (menspad). Yuk, disimak...~

Cara Merawat Pembalut Kain (Menspad)

1. Segera Cuci Bersih Setelah Dikenakan

Setelah Ladies mengenakan pembalut kain (menspad), usahakan segera cuci pembalut kain (menspad) dengan air mengalir. Cuci hingga darahnya hilang dan air yang dipakai mencuci pembalut kain (menspad) menjadi bening. Tandanya darah yang ditampung oleh menspad sudah hilang. Ladies dapat mencuci pembalut kain (menspad) dengan sabun mandi, jika merasa kurang dapat mencuci kembali dengan detergent.


Untuk mengetahui langkah mencuci pembalut kain (menspad) yang lengkap, Ladies dapat mengunjungi postingan pada link berikut ini : klik disini.


2. Usahakan Keringkan dan Jemur Di Bawah Sinar Matahari Langsung
Sinar matahari dapat mengeringkan pembalut kain (menspad) dengan cepat sehingga mencegah bau apek. Selain itu sinar matahari langsung juga dapat mebunuh kuman dan juga menghilangkan bau yang mungkin menempel di pembalut kain (menspad).

Untuk mengetahui langkah menjemur pembalut kain (menspad) yang lengkap, Ladies dapat mengunjungi postingan pada link berikut ini : klik disini.


3. Pastikan Pembalut Kain (Menspad) Benar-benar Kering Sebelum Dilipat
Sebelum melipat pembalut kain (menspad), pastikan bahwa pembalut kain (menspad) yang sedang dijemur dalam keadaan benar-benar kering. Hal tersebut bertujuan agar meminimalisir adanya kumat yang berkembang dalam lingkungan yang lembab. Selain itu pembalut kain (menspad) yang tidak benar-benar kering juga tidak nyaman digunakan karena terasa lembab dan cenderung mudah bau.

4. Lipat Simpan Di Tempat Bersih dan Kering
Usahakan untuk tidak menyimpan pembalut kain (menspad) dalam keadaan terbuka. Lipat pembalut kain (menpad) sesuai bentuk lipatan aslinya. Simpanlah pembalut kain (menspad) yang tersebut ditempat kering dan sejuk.



Semoga tulisan ini bermanfaat.
Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi penulis.




Salam,

Menspad ID - juwies


NB : Bagi yang ingin meng-copy-paste/menyadur/mengutip (dan sejenisnya) dari tulisan blog ini, harap menyertakan link dan sumber yang jelas. Terima kasih.

Cara Mencuci Pembalut Kain (Menspad)

Hello Ladies.
Kali ini Menspad ID akan berbagi informasi mengenai cara mencuci pembalut kain (menspad). Yuk, disimak... :)

Cara Mencuci Pembalut Kain (Menspad)

1. Segera Cuci Bersih Pembalut Kain (Menspad) Setelah Digunakan
Dengan segera mencuci pembalut kain (menspad) setelah digunakan, hal tersebut sangat mempermudah proses pembersihan pembalut kain (menspad). 

2. Cuci dengan Air yang Mengalir
Pada saat proses mencuci pembalut kain (menspad), cucilah pembalut kain (menspad) dengan air yang mengalir. Tujuannya adalah agar darah yang tertampung di dalam pembalut kain (menspad) dapat keluar dan dibersihkan dengan mudah. Kucurkan air bersih tersebut pada menspad dan sambil dipijat-pijat dan di remes-remes sehingga darah yang tertampung bisa keluar dengan mudah. Lakukan hingga air bilasan bening. Hal tersebut menandakan sisa sabun yang ada sudah terbilas.


3. Cuci dengan Sabun Mandi, Baru Dilanjutkan dengan Detergent (Jika Perlu)
Jika Ladies melihat banyak sekali noda darah yang menempel di pembalut kain (menspad), jangan panik dan jangan buru-buru merendamnya dengan detergent. Sebaiknya Ladies segera mencuci pembalut kain (menspad) tersebut dengan sabun mandi, membiarkan sejenak, kemudian menguceknya hingga bersih, setelah itu bilas kembali dengan air yang mengalir. Setelah nodanya hilang dan bersih, Ladies dapat mencuci kembali pembalut kain (menspad) tersebut dengan detergent. Oiya, sebaiknya mencuci pembalut kain dengan tangan alias cukup dikucek saja dan tidak perlu masuk mesin cuci.

4. Jangan Disikat!
Ini merupakan poin penting yang harus Ladies ingat! Jangan menyikat pembalut kain (menspad) karena hal tersebut dapat merusak lapisan kain lembut yang ada pada pembalut kain (menspad). Kalau sudah rusak, fungsinya akan berkurang dan akan kurang nyaman dikenakan :)

5. Sekali Lagi, Pastikan Sudah Tidak Ada Sisa Sabun yang Menempel
Sekali Lagi, Pastikan Sudah Tidak Ada Sisa Sabun yang Menempel. Karena sisa sabun yang menempel (apalagi sisa detergent) bisa saja menimbulkan alergi atau iritasi di area kewanitaan.

6. Sekali Lagi, Pastikan Air  Bilasan Sudah Bersih dan Bening
Sekali Lagi, Pastikan Air  Bilasan Sudah Bersih dan Bening. Jika sudah, tandanya sisa sabun yang tadi digunakan saat mencuci pembalut kain (menspad) sudah benar-benar hilang dan terbilas.



Untuk Ladies yang ingin mengetahui tips dan trik dalam mencuci pembalut kain (menspad), bisa mengunjungi link berikut ini:
  1. Tips Menghilangkan Bau dan Noda Bekas Darah pada Pembalut Kain (Menspad) dengan Sabun Mandi / Detergent
  2. Tips Menghilangkan Bau dan Noda Yang Membandel Pada Pembalut Kain (Menspad) dengan Soda Kue / Baking Soda
  3. Tips Menghilangkan Bau dan Noda Yang Membandel Pada Pembalut Kain (Menspad) dengan Cuka Putih
  4. Tips Menghilangkan Bau dan Noda Yang Membandel Pada Pembalut Kain (Menspad) dengan Air Lemon


Semoga tulisan ini bermanfaat.
Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi penulis.



Salam,

Menspad ID - juwies


NB : Bagi yang ingin meng-copy-paste/menyadur/mengutip (dan sejenisnya) dari tulisan blog ini, harap menyertakan link dan sumber yang jelas. Terima kasih.

Bagian-bagian (Struktur) Pembalut Kain (Menspad)


Hello Ladies.
Kali ini Menspad ID akan berbagi informasi mengenai struktur atau bagian-bagian dari pembalut kain (menspad). Yuk, disimak... :)


1. Inner & Outer
Bagian yang perlu dipahami oleh Ladies mengenai pembalut kain (menspad) adalah bagian inner dan outer yang terdapat pada produk ini. Bagian inner adalah bagian yang nantinya akan bersentuhan langsung dengan area kewanitaan seorang wanita. Biasanya bahan kain yang digunakan pada bagian ini memiliki serat yang halus dan lembut, sangat nyaman digunakan. Sedangkan bagian outer adalah bagian yang berhadapan dengan pakaian dalam kita. 

2. Sayap
Pada umumnya pembalut kain (menspad) memiliki sayap, namun ada juga yang tidak. Biasanya pembalut kain (menspad) wanita yang tidak memiliki sayap berfungsi sebagai additional alias tambahan saat menstruasi sedang banyak-banyaknya. 

3. Kancing / Snap
Kancing / snap pada pembalut kain (menspad) berfungsi sebagai perekan antar sayap agar tidak mudah lepas atau bergeser pada saat digunakan.

4. Penyerap
Penyerap adalah bagian yang berfungsi menyerap cairan. Bagian ini didesain khusus untuk dapat menampung cairan dengan baik. Dan selama mengganti pembalut secara teratur, maka tidak akan terjadi kebocoran.

5. Anti Bocor Samping
Tidak semua pembalut kain (menspad) memiliki bagian ini. Hanya merk tertentu yang memilikinya. Anti bocor samping ini berfungsi sebagai penghalang cairan yang bergerah ke samping sehingga mencegah terjadinya kebocoran.

6. Foto Sebagai Referensi
Nah, agar mempermudah Ladies memahami bagian-bagian yang ada pada pembalut kain (menspad), berikut ini Menspad ID sertakan gambar beserta keterangannya :





Semoga tulisan ini bermanfaat.
Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi penulis.



Salam,

Menspad ID - juwies


NB : Bagi yang ingin meng-copy-paste/menyadur/mengutip (dan sejenisnya) dari tulisan blog ini, harap menyertakan link dan sumber yang jelas. Terima kasih.